Tuesday, April 24, 2018
Diantara Jendela
Sekat satu meter diantara batu bata
Yang tertata sebagai pembatas kita
Diantara ruang dan udara
Kita terpisah satu langkah
Ruangku sunyi oleh luka
Bekas sayat cerita lama
Sedang ruangmu ramai oleh do'a
Dengan harap pada Sang Pencipta
Batas diantara jendela kamar
Menjadi saksi perjuangan cinta
Antara aku yang tak bisa menjaga
Dengan kamu yang terjaga
Masihkah untukku kamu berdo'a?
Sedang diri ini selalu terjajah
Oleh nafsu dunia yang akan binasa
Tak sepertimu yang sudah merdeka
Jombang, 04 April 2018
Labels:
PUISI
Pagi Ini
Sepagi ini
Sudah ku arungi kehidupan
Ramai riuh manusia di pasar
Padat merayap pekerja berangkat
Masih sangat pagi
Sepenuhnya aku belum tersadar
Masih terbawa mimpi semalam
Tentang cerita seorang manusia
Terus mengejar
Waktu terus mengejar
Aku yang masih terbata-bata
Membaca kode kehidupan dari-Nya
Pagi ini,
Menjadi batas nyata kehidupan
Antara pahitnya kenyataan hidup
Dengan romansa angan mimpi semalam
Jombang, 8 April 2018 (21:22)
Labels:
PUISI
Jaman Kita
Gemerlap kota
Diantara pertigaan jalan
Antara makam para pahlawan
Dan tempat nongkrong pemuda
Malam itu
Ramai riuh lagu pesta
Diantara klakson kendaraan
Dan tongkat jalan bapak tua
Mirisnya jaman kita
Hidup diantara yang tinggi dan rendah
Yang ramai dengan pesta
Dan sunyi dengan hari yang lelah
Aku diantara mereka
Tidak di pesta pun menemani lelah
Hanya berada di tengah
Tanpa suara pun tindakan nyata
Jombang, 6 April 2018 (19.19)
Labels:
PUISI
Tips Menyimpan Buah-Buahan Agar Tatap Segar
Buah
adalah salah satu makanan penting untuk dikonsumsi manusia untuk melengkapi kebutuhan
makanan yang seimbang. Buah pun mengandung banyak vitamin yang akan membantu
menjaga metabolisme manusia agar tetap terjaga. Buah-buahan sewajarnya
dikonsumsi manusia sebagai pelengkap sebelum makan makanan berat. Hal ini baik
dilakukan untuk memperlancar pencernaan manusia karena buah pun mengandung
serat yang baik untuk pencernaan.
Bagi
Fruitarian atau pecinta buah sejati wajib tahu bagaimana menyimpan buah-buahan
di lemari es agar tetap terjaga kesegarannya.
Hal ini pun dimaksudkan untuk menjaga cita rasa buah agar tetap nikmat
dan lezat. Selain itu juga agar tidak menghilangkan khasiatnya. Nah, agar buah-buahan favoritmu dapat
tersimpan dengan benar, catat hal-hal yang perlu dilakukan berikut ini:
Pertama, bedakan buah-buahan yang bisa
ditaruh di dalam lemari es dan yang tidak dapat. Buah Alpukat dan Pisang
termasuk dalam buah yang tidak dapat ditaruh dalam lemari es. Hal ini
dikarenakan dapat membuat kedua buah-buahan tersebut mudah membusuk jika
ditaruh di dalam lemari es. Untuk cara penyimpanannya, Anda dapat membungkus alpukat
dengan kertas atau ditempatkan dii sebuah kantong. Sedangkan untuk pisang,
dapat Anda taruh disebuah mangkok dan biarkan di atas meja atau tempat
penyimpanan makanan yang lain.
Lalu buah-buahan apa saja yang dapat ditaruh
di dalam lemari es?
Buah apel, anggur, melon, pear, cherry, dan
jenis buah-buahan berry yang lainnya termasuk buah-buahan yang cocok ditaruh di
lemarii es. Namun pastikan kulkas dalam keadaan bersih, sejuk dan tidak lembab.
Gunakan suhu 2 sampai 7 derajat Celcius. Pisahkan buah cherry dan jenis
berry-berry an dalam kantong plastik yang terpisah.
Kedua, tidak menyimpan satu jenis buah dengan
buah yang lain dalam kantong plastik atau wadah yang sama.
Ketiga, tidak mencampur penyimpanan buah
dengan makanan atau bahan pembuat makanan yang berbau tajam seperti bawang
,ikan dan terasi.
Keempat, pisahkan buah yang sudah terlalu matang.
Hal ini dapat menyebabkan buah-buahan yang lainnya semakin cepat matang karena
gas yang dikeluarkan buah tersebut.
Kelima, keluarkan buah yang sudah membusuk
dari lemari es. Hal ini mecegah penyebaran penyakit dari buah yang sudah tidak
layak dimakan.
Keenam, jika ingin menyimpan buah apel di
lemari es dalam jangka waktu yang lama, maka penting untuk membungkusnya dengan
kertas atau dibungkus di dalam kantong plastik yang sudah dilubangi.
Berikut beberapa tips menyimpan buah dalam
lemari es yang baik dan benar. Semoga dapat menjadi info baru bagi Anda agar
lebih teliti dalam menyimpan buah-buahan dalam lemari es. Semoga bermanfaat.
Artikel ini telah dipublish di Majalah Donatur LAZ Ummul Quro bulan April.
Info lengkap kunjungi http://lazuq.org/
Labels:
Artikel
Terbit
Ketika mentari pagi ini terbit
Sinar mengusik
Gelap menjauh
Aku mulai menunggu
Embun masih setia menyeru
Angin dingin tak menyurutkanku
Menantimu di sela gemuruh
Suara burung nan motor melaju
Orang bilang, betapa bodohnya aku
Berdiri di bawah lampu jalan
Dengan harap cemas untukmu
Yang sampai saat ini masih abu
Aku yang baik atau terlalu bodoh
Membuang waktu setiap pagi
Bersama terbitnya fajar untuk bumi
Hanya untuk menunggumu yang tak pasti
Jombang, 30 Maret 2018
Labels:
PUISI
Saturday, February 10, 2018
Kosong
Tentang catatan alur kehidupanku,
Sehari-hari terbelenggu waktu
Bersama irama deru do'a
Semoga yang belum ada segera ada
Tentang ruang kosong di suatu tempat
Ada udara, darah pun cinta
Dihias separuh iman dan taqwa
Menanti nama terpahat di dalamnya
Masih,
Kosong, belum ada
Masih,
Kosong, belum bernama
Mau kosong sampai kapan?
Masihkah ingin menjadi "anonymous" di dalamnya?
Belum terisi, belum bernama
Belum menyempurnakan iman di dalamnya.
Labels:
PUISI
Wednesday, January 31, 2018
Ilmu Atau Amal yang lebih dahulu?
Pertanyaan yang sering menjadi kegalauan kids zaman
now ketika ingin melakukan suatu amalan, “Amal terlebih dahulu? Baru belajar
ilmu, boleh kan ya?”. Bagaimana menurut kalian gaes?
Dalam Al Qur’an surat Muhammad ayat 19 disebutkan
bahwa Allah berfirman “Maka ilmuilah
(ketahuilah)! Bahwasanya tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan
mohonlah ampunan bagi dosamu”. Ayat tersebut menerangkan bahwa Allah
menginginkan kita untuk berilmu terlebih dahulu sebelum mengucapkan syahadat,
padahal syahadat adalah gerbang awal seorang muslim untuk masuk Islam. Akan
tetapi Allah menginginkan kita untuk berilmu dahulu sebelum mengucap syahadat.
Jika pada kalimat syahadat saja kita disuruh berilmu terlebih dahulu, bagaimana
dengan amalan lainnya? Tentunya kita juga harus mempelajarinya dulu baru
mengamalkannya.
Lalu, ilmu yang bagaimana sih yang dianjurkan untuk
dipelajari? Tentunya ilmu agama dong gaes.
dalam Al Qur’an dan hadist disebutkan begitu banyak anjuran untuk kita sebagai
seorang muslim mempelajari ilmu agama. Eiiiits, ilmu pengetahuannya gimana
dong? Tenang, ilmu agama itu sudah mencakup semua ilmu pengetahuan. So pasti ketika kamu mempelajari ilmu
agama, ilmu pengetahuanmu juga pasti dapat.
Allah ta’ala berfirman: “Allah akan
mengangkat orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang berilmu
beberapa derajat.” (QS. Al-Mujadillah:11)
Imam besar yang tersohor namanya di zaman kejayaan
Islam, Imam Hasan al-Bashri pernah berkata, “Seseorang
yang beramal tanpa ilmu pengetahuan, laksana seorang yang berjalan tanpa
petunjuk; dan seorang yang beramal tanpa ilmu pengetuan, ia akan lebih banyak
merusak daripada berbuat kebaikan. Carilah ilmu tanpa harus menganggu ibadah,
dan carilah ibadah tanpa harus mengganggu ilmu. Karena ada suatu kaum yang
mencari ibadah lalu meninggalkan ilmu pengetahuan. Kemudian dengan menyandang
pedang mereka menyimpang dari ummat Muhammad SAW. Kalau mereka mencari ilmu,
niscaya ilmu tidak akan mengajari apa yang mereka kerjakan.”
Jadi gaes, para
pemuda zaman now, mumpung masih muda dan sehat, jangan males-malesan buat cari
ilmu yang sebanyak-banyaknya. Berilmu adalah perintah Allah dan menjadi satu
kewajiban muslim. Nggak lucu dong kalau kita Cuma beramal tapi nggak ngerti
ilmu ataupun tujuannya, so ilmu dulu
baru amal! []
Jombang, 31 Januari 2018
Artikel ini dimuat di Majalah Donatur LAZ Ummul Quro' Februari 2018
Labels:
Artikel
Wednesday, December 20, 2017
Perjalanan
Melangkah, satu dua tiga
Melangkah ke satu jalan kebenaran
Pada satu pijakan yang teguh
Di jalan para pejuang
Mimpi ini tentang pertemuan
Pertemuan terindah dengan Dzat Maha Kuasa
Dzat tunggal penguasa seluruh alam
Yang selalu di puja di setiap sudut waktu
Perjalanan singkat di bumi-Nya yang maha luas
Sebagai khalifah bagi diri lemah ini
Berbagi manfaat pada ummat
Menyebar kebenaran-Nya yang sempurna
Singkat cerita kehidupan ini
Bersenang-senang pun tak seharusnya berlebihan
Karena waktu terus mendekatkan pada satu jalan
Satu jalan cinta yang sunyi, mati.
Jombang, 08
Nopember 2017
Labels:
PUISI
Monday, December 18, 2017
Angin Candu Beraroma Rindu
Kali ini tentang angin
Yang mengibas khimar
panjangku dengan lembut
Tak terlalu kencang pun
pelan
Anginya pas menerpa
wajah
Selanjutnya tentang
candu
Candu mengingat senyum
tak biasamu
Candu oleh suara
merdumu
Candu mengingat semua
tentangmu
Dan yang terakhir
tentang rindu
Rangkaian huruf yang
bermakna ambigu
Secuil kata dengan
berjuta makna
Namun tetap tertuju
pada satu nama, kamu
Tentang sebuah
rangkaian kata
Angin candu beraroma
rindu
Ketika kamu terlintas
dalam pikiran
Jauh disana, dekat di
hati
Angin candu beraroma
rindu
Kamu yang bertempat di
hati
Bersemayam di pikiran
Dan tercermin dalam
tindakanku
Kamu, angin candu
beraroma rindu itu
Bagiku, sulit
menghilangkan aroma itu
Sulit menbuang candu
tentangmu
Apalagi membuang rindu
kepada kamu
Jombang,
10 November 2017
Labels:
PUISI
Di Sudut Jendela Kereta
Bertemu lagi dengan anda
Pemilik suara merdu nan syahdu
Terlantun indah syair indah sepanjang masa
Kalam-Nya dalam satu buku suci yang indah dan sempurna
Dan lagi, senja ada diantara kita
Senja yang sama saat kita pertama jumpa
Di satu gerbong kereta yang entah membawa kita pergi kemana
Yang pasti ke satu tempat yang baru bagi kita
Di satu sudut jendela kereta
Masih kau lantunkan kalam-Nya dengan indah
Tanpa sengaja aku terus mendengarkanya
Meresapi setiap maknanya dalam hati
Di satu sudut jendela kereta
Anda menjadi fokus utama saya
Anda menjadi satu sub bab cerita menarik bagi saya
Sama seperti dulu, saat pertama bertemu
Di satu sudut jendela kereta
Saya berdo’a pada-Nya
Jika kita akan dipertemukan lagi kelak
Izinkanlah saya untuk selalu mendengarkanmu melantunkan
kalam-Nya selalu.
Jombang, 09 November 2017
Labels:
PUISI
Monday, July 10, 2017
Bermain Hujan

Langit berpindah suasana
Angin mulai menggodanya
Awan datang dengan
warnanya
Hujan datang di depan
kita
Aku ingin sekali
menyentuhnya
Tetesan air pembawa
berkah
Bermain hujan dengan
gembira
Bersamamulah ingin aku
melakukannya
Biarlah kita seperti
anak-anak
Bermain hujan sampai
reda
Basah kuyup saat pulang
ke rumah
Tanpa merasa dingin atau lelah
Ah, hujan
Biarlah jadi saksi
kebahagiaan kita
Pengingat kejadian
dalam hidup kita
Antara aku, kamu, hujan
dan kita
Semoga saja...
Jombang,
10 Juli 2017
Labels:
PUISI
Sunday, July 9, 2017
Pergilah, Kamu Tak Selayaknya Disini
Tatapan itu masih
terekam jelas di memoriku
Tatapan yang tak
sengaja bertemu dengan mataku
Tatapan yang tak
selayaknya bertemu
Tatapan yang membuatku
semalaman tak nyenyak
Senyum itu, pun tak
kalah membuatku pilu
Sedetik senyuman yang
menghantuiku seminggu
Seharusnya tak kulihat
senyum itu di bibirmu
Apa daya, aku tak ingin
sombong dengan tak membalas sapaanmu
Duh hati, luluh lantah
kamu karenanya
Duh mata, buta sudah
kamu dibuatnya
Duh pikiran, penuh
sudah kamu oleh semua tentangnya
Oh Allah, ampuni diri
ini yang mudah terpengaruhi
Duh kamu,
Yang sedari kemarin
memenuhi hati, pikiran dan penglihatanku
Pergilah jauh dari
hati, pikiran dan penglihatan yang lemah ini
Kamu tak selayaknya
disini, kamu tak seharusnya disini
Duh kamu,
Pergilah dari sini,
pergilah dari hati, pikiran dan penglihatan ini
Diri ini akan baik-baik
saja seperti semula
Diri ini akan tegar
kembali dengan cinta-Nya
Duh kamu,
Semoga tak menebar tatapan
dan senyum itu kembali pada wanita lain
Karena tatap dan senyum
itu tak baik diberikan sebelum waktunya
Karena tatap dan senyum
itulah, seorang wanita bisa terlena dari cinta-Nya
Jombang, 09 Juli 2017
Labels:
PUISI
Tuesday, February 21, 2017
Baper? Makanan jenis apa itu?
Namaku Tarwiya Ulfah, biasa dipanggil Tar, phampham,
kalau nggak ya Mbok Wi, tapi yang
paling aku suka yaa dipanggil Ukhti
Tarwiya, eaaaak. Oh ya, aku mahasiswa yang akan memasuki semester tua di salah
satu kampus swasta di Jombang, namanya kampus insan penuh cinta. Eh iya lagi,
gara-gara aku udah mau semester tua, dan paling sensitif banget soal Hmmmm, itu
tuh, iyaa itu loh, yaa itu lah namanya, inisialnya jodoh gitu, hihihi.
Loh kok jadi kenalan lagi sih? Bukannya udah kenal
ya? Hmm atau aku ajah yg sok dikenal? Eh.
Back
to the topic gaes, ceritanya aku nih kan udah mau semester
akhir, alias bukan mahasiswa semester awal lagi. Yaa, mikirnya bukan buat dapet
IPK tertinggi lagi, tp gimana caranya biar cepet ngerjain skripsi, terus kelar,
terus lulus, yaudah deh kerja, nikah, loh??
Kalem please gaes!
maksutku bukan gitu kok, maksut sebenarnya adalah ya semoga cepet ketemu jodoh gitu *Eh sama ajah kali yaa? Hmm.
Oke, ini serius nih! Jadi maksut lubuk hati terdalam
yaitu, usia seumuran aku nih kan udah
nggak bisa dibilang remaja lagi, kan ya
sudah mulai memasuki usia dewasa. Artinya kalau kena isu-isu soal pernikahan
atau jodoh tuh, bapeeerrrrr, Men!
Tapi, tapi, tapiiiii, baper itu apaan sih? Aku nggak
paham!
Serius nih, yaa baper itu gimana? Aku sering banget
bilang,
“baper ciyee”
“eh kamu baper yaa?”
“jangan
lihat, nanti kamu baper!”
Padahal, sebenarnya, aku sendiri gak paham apa itu
baper!
Menurut buku “Jomblo,Mantan,dan
Masa Depan” dari Kak Rezky Firmansyah. Baper dapat di artikan,
![]() |
| Buku “Jomblo,Mantan,dan Masa Depan” dari Kak Rezky Firmansyah |
“Baper itu adalah membawa perasaan, bukan dibawa perasaaan. Mengendalikan perasaan, bukan dikendalikan perasaan. Setuju?”
Aku sih setuju sama apa yang dikatakan Kak Rezky di
bukunya tersebut, karena sebenarnya semua orang pasti pernah baper, tinggal
eksekusinya saja yang berbeda. Ada sebagian orang yang memilih nyaman dengan
kebaperannya, itu artinya mereka mau dikendalikan oleh perasaan yang membawa ke
rasa nyaman yang sementara, ujungnya? Dijamin pasti banyak sakit hati dan
kecewanya.
Beda halnya jika baper versi ‘membawa perasaan’. Disini
kita benar-benar melatih diri untuk tidak berlarut dalam suatu kenyamanan untuk
perasaan yang belum pasti. Di titik ini, kita benar-benar berusaha mengendalikan
perasaan, agar tidak terbawa dalam tidur panjang dengan berjuta mimpi tanpa mau
bangun untuk mewujudkannya.
Untuk masalahku yang aku ceritakan di awal tadi,
awal mulanya sih gara-gara aku risih di bilang temen-teman suka baper lah, atau
baperan apa itu jenis yang lain, pokoknya intinya gitu!
Semisal nih, pas aku ngirim tulisan soal motivasi nikah
di group wa gitu, dibilang baper.
Aku datang ke kondangan temen nikah, dibilang ‘jangan
baper loh’.
Aku ketemu pasangan pengantin baru nikah trus sotoy
tanya-tanya, dibilang ‘udah pingin ya? Awas baper!’
Ada lagi yang paling lucu, aku pasang foto bucket
bunga di wallpaper HP, dibilang baper juga! Ampuuuuuun!!
Apa kalau aku ngirim tulisan soal motivasi nikah
muda di group gitu, berarti aku pingin?
Apa kalau aku jg datang ke kondangan temen, nanya-nanya
terus minta foto bareng, berarti aku pingin cepet nyusul?
Apa kalau aku pasang wallpaper bucket bunga di HP,
berarti aku pingin cepet dapet bucket juga gitu?
JAWABANNYA, YA IYAA LAAH !!
Ini
2017 gaes, apa kata akhirat kalau masih musim pacaran?
Waktunya
Nikah on, bukan hanya sekadar Move on!
Kalau
kata salah satu mbak seniorku nih, situ mau nambah volume pahala apa volume
dosa? #Jleebb
Kalau aku ngirim tulisan tentang motivasi nikah di
group dan aku pingin segera menyusul, ya wajarlah, abis ini juga udah mau
lulus, eh. Tapi bukan berarti aku hanya berdiam diri dan larut nyaman dalam
rasa “pingin” saja. Harus ada action nya,
Men! Berupa apa? Ya berupa terus memperbaiki diri lah.
Katanya kan mau cepet-cepet nikah, biar nambah
volume pahala, maka perbaiki diri dahulu. Kalau pinginnya dapat calon suami
yang shaleh, bijaksana, baik, pekerja keras, sayang keluarga, dll. Ya kita dulu
kudu belajar jadi shalehah, menutup aurat dengan baik, saling berbagi, semangat
belajar, dll. Adil, bukan?
Sama halnya kalau aku datang ke kondangan temen,
tanya-tanya terus minta foto bareng biar cepet nyusul, lalu dibilang baper! Sekali
lagi yaa, baper itu membawa perasaan,
bukan di bawa perasaan! Harusnya pinter-pinter kitanya ajah buat bawa itu perasaan
ke arah yang positif, sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri, bukan
pulas larut di dalamnya.
Terakhir, masih dalam bukunya mas Rezky, pesan
sederhana yang ngenak banget ke aku.
“Baper
pun bukan berarti bawa perasaan. Melainkan bawa perubahan. Move On!”
@tarwiya96
| 23:34
Labels:
Curhat Tarwiya
Saturday, February 4, 2017
Rentetan kejadian
Angan
Yang Lepas
Waktu berlalu singkat
Kembali ke hari dan bulan yang masih sama
Berputar diantara kenangan dan angan
Tanpa kembali ke belakang dan pasti menatap ke depan
Warna-warni kehidupan yang mulai kutapaki
Tinggi menjulang dengan beribu rintangan
Hampir sampai kuraih, sedikit lagi
Aku akan meraihnya
Tapi, kenapa kau mendorongku hingga jatuh ke bawah
kembali?
Tertatih
Bangkit
Tak apa aku memulainya kembali
Dari titik nol aku bangkit memulai
Terseret pincang kaki kiri
Tertatih berjalan dengan bantuanmu
Hati rapuh ingin menyerah
Berat memikul segala benci,amarah dan cinta
Tapi, kenapa kau masih membantu setelah
menjatuhkanku?
Aku
terus menapaki
Cukupkan saja rencanamu untuk itu;
Menjatuhkan lalu membantuku bangkit kembali
Anganku memang lepas
Namun mimpiku masih berdiri tegak dan tegas
Tanpa takut kau jatuhkan kembali
Tidak dengan bantuanmu untuk kesekian kali
Entah palsu atau asli, aku tak peduli
Yang jelas aku terus berlari
Walau pincang tak beralas kaki
Kau masih membuatku tersungkur berkali-kali
Aku pun masih akan terus menapaki
Dariku hanya ucapan terimakasih
Labels:
PUISI
Subscribe to:
Posts (Atom)























